Sabtu, 09 Maret 2019

Manusia dan Keindahan (1/2)

PENGERTIAN KEINDAHAN
Keindahan berasal dari kata indah = bagus, cantik, elok, molek dan sebagainya.
Kawasan keindahan bagi manusia sangat luas, seluas keanekaragaman manusia dan sesuai pula dengan perkembangan peradapan teknologi, sosial dan budaya.
Keindahan merupakan bagian hidup manusia.
Keindahan = kebenaran

Keindahan bersifat universal, artinya tidak terikat oleh selera perorangan, waktu dan tempat, selera mode, kedaerahan atau lokal.

Apakah keindahan Itu ? 
Sebenarnya sulit bagi kita untuk menyatakan apakah keindahan itu. Keindahan itu suatu konsep abstrak yang tidak dapat dinikmati karena tidak jelas. Keindahan itu baru jelas jika telah dihubungkan dengan sesuatu yang berwujud atau suatu karya. Dengan kata lain keindahan itu baru dapat dinikmati jika dihubungkan dengan suatu bentuk. Dengan bentuk itu keindahan berkomunikasi.

Menurut cakupannya orang harus membedakan keindahan sebagai suatu kualita abstrak dan sebagai sebuah benda tertentu yang indah. Untuk pembedaan itu dalam bahasa Inggris sering dipergunakan istilah “beauty” (keindahan) dan “the beautiful” (benda atau hal indah). Dalam pembatasan filsafat, kedua pengertian ini kadang-kaang dicampuradukkan saja. Disamping itu terdapat pula perbedaan menurut luasnya pengertian; yakni
A.keindahan dalam arti luas
B.keindahan dalam arti estetis murni
C.keindahan dalam arti terbatas dalam pengertiannya dengan penglihatan

A. Keindahan alam arti luas merupakan pengertian semula dari bangsa Yunani dulu yang didalamnya tercakup pula kebaikan.
  • Plato misalnya menyebut tentang watak yang indah dan hukum yang indah
  • Aristoteles merumuskan keindahan sebagai sesuatu yang selain baik juga menyenangkan
  • Plotinus menulis tentang ilmu yang indah, kebajikan yang indah

Orang Yunani dulu berbicara juga tentang buah pikiran yang indah dan adapt kebiasaan yang indah. Tapi bangsa Yunani juga mengenal keindahan dalam arti estetis yang disebutnya “symetria” untuk keindahan berdasarkan penglihatan dan harmonia untuk keindahan berdasarkan pendengaran. Jadi pengertian keindahan seluas-luasnya meliputi : keindahan seni, keindahan alam, keindahan moral dan keindahan intelektual.

B. Keindahan dalam arti estetik murni menyangkut pengalaman estetis dari seseorang dalam hubungannya dengan segala sesuatu yang diserapnya.

C. Keindahan dalam arti terbatas lebih disempitkan sehingga hanya menyangkut benda-benda yang diserapnya dengan penglihatan, yakni berupa keindahan dari bentuk dan warna.




Manusia dan Kegelisahan (2/2)

Usaha-usaha Mengatasi Kegelisahan

Usaha-usaha yang dapat kita lakukan untuk mengatasi kegelisahan ini peratama-tama harus mulai dari diri kita sendiri terlebih dahulu, yaitu kita harus bersikap tenang. Dengan sikap tenang kita dapat berpikir tenang, sehingga kesulitan dapat kita atasi. Sedangkan cara yang paling ampuh untuk mengatasi kegelisahan adalah dengan berserah diri kepada Tuhan.

Keterasingan
Keterasingan berasal dari kata terasing, dan kata itu dalah dari kata dasar terasing. Kata asing berarti sendiri, tidak dikenal orang, sehingga kata terasing berarti, tersisihkan dari pergaulan, terpisahkan dari yang lain atau terpencil. Jadi kata keterasingan berarti hal-hal yang berkenaan dengan tersisihkan dari pergaulan, terpencil atau terpisah dari yang lain. 

Sumber Hidup keterasingan
1.perilakunya yang tidak dapat diterima atau tidak dapat dibenarkan oleh masyarakat.

2.Sikap rendah diri, sikap ini menganggap atau merasa dirinya selalu atau tidak berharga, tidak atau kurang laku, tidak atau kurang mampu di hadapan orang lain, sehingga merasa dirinya lebih rendah dari orang lain. Sikap ini juga disebut sikap minder.

Sebab-sebab rendah diri
1.Keterasingan karena cacat fisik
2.Keterasingan karena sosial ekonomi
3.Keterasingan karena rendah pendidikan
4.Keterasingan karena perbuatannya

Kesepian
Kesepian berasal dari kata sepi yang berarti sunyi atau lengang, sehingga kata kesepian berarti merasa sunyi atau lengang, tidak berteman. Setiap orang pernah mengalami kesepian. Karena kesepian bagian hidup manusia, lama rasa sepi itu bergantung kepada mental orang dan kasus penyebabnya.

Ketidakpastian
Ketidakpastian berasal dari kata tidak pasti artinya tidak menentu(pikirannya) atau mendua, atau apa yang dipikirkan tidak searah, kemana tujuannya tidak jelas. Hal itu disebabkan karena tidak dapat berkonsentrasi.

Penyebab Ketidakpastian
1.Obsesi
Merupakan gejala neurose jiwa, yaitu adanya pikiran atau perasaan tertentu yang terus menerus, biasanya tentang hal2 yg tdk menyenangkan/sebab2nya tdk diketahui oleh penderita.
2.Phobie
Rasa ketakutan yang tdk terkendalikan, tdk normal, kpd suatu hakl atau kejadian tanpa diketahui sebab-sebabnya.
3.Kompulsi
adanya keragu-raguan yang sangat mengenai apa yang telah dikerjakan  sehingga ada dorongan yang tak disadari untuk selalu melakukan perbuatan2 yg serupa berulang kali(neurose)
4.Histeria
neurose jiwa yang disebabkan oleh tekanan mental, kekecewaan, pengalaman pahit yg menekan, kelemahan syaraf, tdk mampu menguasai diri, atau sugesti dari sikap orang lain.
5.Delusi
menunjukkan pikiran yang yang tdk beres karena berdasarkan suatu kenyakinan palsu. Tidak dapat memakai akal sehat, tidak ada dasar kenyataan dan tdk sesuai dengan pengalaman.

4.Halusinasi
khayalan yang terjadi tanpa rangsangan pancaindera.



Manusia dan Kegelisahan (1/2)

Pengertian Kegelisahan

Kegelisahan berasal dari kata gelisah yang berarti  tidak tenteram hatinya selalu merasa khawatir , tidak tenang, tidak sabar, cemas.Sehingga kegelisahan merupakan hal yang menggambarkan seseorang tidak tentram hari maupun perbuatannya, merasa khawatir, tidak tenang dalam tingkah lakunya tidak sabar ataupun dalam kecemasa.

Kegelisahan hanya dapat diketahui dari1. gejala tingkah laku atau gerak gerik seseorang dalam situasi tertentu gejala tingkah laku atau gerak gerik tersebut misalnya berjalan mondar mandir dalam ruangan tertentu sambil menundukkannya kepadalnya2.memandang jauh kedepan sambil mengepalkan tangannya3.duduk termenung sambil memegang kepalanya duduk dengan wajah murung atau sayu,  malas bicara dan lain lain.

Tiga Macam Kecemasan Yang Menimpa Manusia1. Kecemasaan ObjektifKecematan tentang kenyataaan adalah suatu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya .  pengalaman bahaya mewarisi kecenderungannya untuk menjadi takut kalau berada dekat benda benda tertentu atau keadaan tertentu di lingkungannya.

2. Kecemasan Nerotis (Syaraf)Kecemasan ini timbul karena pengamatan tentang bahaya yang naluriah. menurut Sugmund Freud kecemasan ini dibagi menjadi tiga macam.

1. Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan kecemasan timbul karena orang itu takut akan bayangannya sendiri atau takut akan id nya sendiri, sehingga menekan dan menguasai ego.
     2.Rasa takut irrasional atau fobia, rasa takut ini sudah menular, sehingga kadang-kadang tanpa alasan  dan hanya krn pandangan saja, yang kemudian dilanjutkan dengan khayalan yang kuat dapat menimbulkan rasa takut.
         3.Rasa takut lain ialah rasa gugup, gagap dan sebagainya.

3. Kecemasaan MorilKecemasan moril sidebabkan karena pribadi seseorang. Tiap pribadi memiliki bermacam macam emosi antara lain: iri, benci dendam dengki dan marah gelisah cinta dan rasa kurnag percaya diri.
      Misalnya seseorang yang merasa dirinya kurang cantik maka dalam pergaulannya ia terbatas kalau tidak tersisihkan sementara itu ia pun tidak berprestasi dalam berbagai kegiatan sehingga kawan kawannya lebih diniliai sebagai lawan. Ketidakmampuannya menimbulakan kecemasan moril.

Sebab-sebab Orang
Gelisah•Gelisah terhadap dosa-dosa dan pelanggaran ( yang telah dilakukan )•Gelisah terhadap hasil kerja ( tidak memenuhi kepuasan spiritual)•Takut akan kehilangan milik ( harta dan jabatan )•Takut menghadapi keadaan masa depan ( yang tidak disukai )




Manusia dan Kebudayaan (2/2)

ORIENTASI NILAI BUDAYA
Kebudayaan sebagai karya manusia memiliki sistem nilai. Menurut C. kluckhohn dalam karyanya Variations in Value Orientation (1961) sistem nilai budaya dalam semua kebudayaan di dunia, secara universal menyangkut lima masalah pokok kehidupan manusia, yaitu :

1.Hakekat Hidup Manusia (MH)
  hakekat hidup untuk setiap kebudayaan berbeda secara ekstem; ada yang berusaha untuk memadamkan hidup, ada pula yang dengan pola-pola kelakuan tertentu menganggap hidup sebagai suatu hal yang baik,”mengisi hidup".

2. Hakekat Karya Manusia  (MK)
  Setiap kebudayaan hakekatnya berbeda-beda, diantaranya ada yang beranggapan bahwa karya bertujuan untuk hidup, karya memberikan kedudukan dan kehormatan, karya merupakan gerak hidup untuk menambah karya lagi.

3. Hakekat Waktu Manusia
  Hakekat waktu untuk setiap kebudayaan berbeda; ada yang berpendapat mementingkan orientasi masa lampau, ada yang berpandangan untuk masa kini atau masa yang akan datang.

4. Hakekat alam manusia (MA)
  ada kebudayaan yang menganggap manusia harus mengeksploitasi alam atau memanfaatkan alam semaksimal mungkin, ada pula kebudayaan yang beranggapan manusia harus harmonis dengan alam dan manusia harus menyerah kepada alam.

5. Hakekat hubungan manusia
  dalam hal ini ada yang mementingkan hubungan manusia dengan manusia, baik secara horisontal (sesamanya) maupun secara vertikal (orientasi kepada tokoh2). Ada pula yang berpandangan individualistis (menilai tinggi kekuatan sendiri)




Manusia dan Kebudayaan (1/2)

PENDAHULUAN

Manusia dalam hidup keseharian tidak akan lepas dari kebudayaan, karena manusia adalah pencipta dan pengguna kebudayaan itu sendiri. Hubungan yang erat antaramanusia (terutama masyarakat) dan kebudayaan lebih jauh telah diungkapkan oleh Melvilie J.Herkovits dan Bronislaw Mallinowski, yang mengemukakan bahwa cultural determinism berarti segala sesuatu yang terdapat di dalam masyarakat ditentukan adanya oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu.

PENGERTIAN DAN WUJUD KEBUDAYAAN
Pengertian dan wujud kebudayaan :
Pengertian kebudayaan : kebudayaan berasal dari kata budaya, sedangkan budaya adalah bentuk jamak dari kata budidaya yang berarti cinta, karsa dan rasa.
PENGERTIAN BUDAYA ATAU KEBUDAYAAN DARI BEBERAPA AHLI :

EB. TYLOR
Budaya adalah suatu keseluruhan kompleks yang meliputi pengetahuan, kepercayaan, kesenian, moral, keilmuan, hukum, adat istiadat dan kemampuan yang lain. Serta kebiasaan yang didapat oleh manusia sebagai anggota masyarakata.

R. LINTON
Kebudayaan dapat dipandang sebagai konfigurasi tingkah laku yang dipelajari, dimana unsur-unsur pembentukannya didukung dan diteruskan oleh anggota masyarakat lainnya.

Koentjaraningrat
Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan milik diri manusia dengan belajar.

Solesoemardjan dan Soelaeman Soemardi
Kebudayaan adalah semua hasil karya, rasa dan cipta masyarakat.

Herkovits
Kebudayaan adalah bagian dari lingkungan hidup yang diciptakan oleh manusia.

PERWUJUDAN  KEBUDAYAAN
Koentjaraningrat mengemukakan bahwa kebudayaan itu dibagi dalam 3 wujud, yaitu :

1.Kompleks gagasan, konsep, dan pikiran manusia.
wujud sebagai satu kompleks dari ide-ide, gagasan, nilai-nilai, norma-norma dan peraturan.
2. Komleks Aktivitas
wujud kebudayaan sebagai suatu kompleks aktivitas serta tindakan berpola dari manusia dalam masyarakat.
3. Wujud sebagai Benda
Wujud kebudayaan sebagai benda-benda hasil karya manusia.

UNSUR-UNSUR KEBUDAYAAN
Ada banyak pendapat tentang unsur-unsur yang bentuk suatu kebudayaan :

1.Melville J. Herskovist :
  a. alat-alat teknologi
  b. sistem ekonomi
  c. Keluarga
  d. Kekuasaan Politik

2. Bronislaw Malinowski
  a. Sistem norma-norma yang memungkinkan   kerjasama antara anggota masyarakat agar menguasai alam sekelilingnya.
  b. Organisasi Ekonomi
  c. Alat-alat dan lembaga-lembaga/petugas   untuk pendidikan.
  d. organisasi kekuatan

3. Kluckhohn, berpendapat bahwa terdapat tujuh unsur ini dapat dikemukakan pada semua kebudayaan bangsa di dunia, yaitu :
a. Sistem religi
b. Sistem pengetahuan
c. Sistem mata pencarian hidup
d. Sistem peralatan hidup dan teknologi
e. Organisasai kemasyarakatan
f. Bahasa
g. Kesenian



Manusia dan Cinta Kasih (2/2)

Pengertian Kasih Sayang

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia karangan W.J.S Purwodarminto Kasih sayang  adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaannsuka kepada seseorang.
Dalam kehidupan berumah tangga kasih sayang merupakan kunci kebahagiaan. Kasih sayang ini merupakan pertumbuhan dari cinta.

KEMESRAAN
Kemesran berasal dari kata mesra, yang artinya perasaan simpati yang akrab. Kemesraan ialah hubungan yang akrab baik antara pria wanita yang sedang dimabuk asmara maupun yang sudah berumah tangga.

Kemesraan pada dasarnya merupakan perwujudan kasih sayang mendalam. Filsuf Rusia, Salovjef dalam bukunya kasih mengatakan “jika seorang pemuda jatuh cinta pada seorang gadis secara serius, is terlempar keluar dari cinta diri. Ia mulai hidup untuk orang lain”.

PEMUJAAN
Pemujaan adalah salah satu manifestasi cinta manusia kepada tuhannya yang diwujudkan dalam bentuk komunikasi ritual. Kecintaan manusia kepada Tuhan tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Hal ini ialah karena pemujaan kepada tuhan adalah inti, nilai dan makna kehidupan yang sebenarnya.

Pemujaan-pemujaan itu sebenarnya karena manusia ingin berkomunikasi dengan Tuhannya. Hal ini berarti manusia mohon ampun atas segala dosanya. Mohon perlindungan, mohon dilimpahkan kebijaksanaan, agar ditunjukkan jalan yang benar, mohon ditambahkan segala kekuatan yang ada padanya, dan lain-lain.

BELAS KASIH
Istilah belas kasih adalah cinta pada sesama
Hal ini untuk membedakan antara cinta  kepada orang tua, pria wanita, cinta kepada Tuhan serta masih ada cinta kepada bangsa dan negara
Cinta sama sesama karena penderitaannya.


Jumat, 08 Maret 2019

Manusia dan Cinta Kasih (1/2)

Pengertian Cinta Kasih

  • Cinta adalah rasa sangat suka atau sayang (kepada) ataupun rasa sangat kasih atau sangat tertarik hatinya
  • kata Kasih, artinya perasaan sayang atau cinta (kepada) atau menaruh belas kasihan
  • Cinta Kasih dapat diartikan sebagai perasaan suka (sayang) kepada seseorang yang disertai dengan menaruh belas kasihan
Pengertian tentang Cinta Kasih juga diungkapkan oleh Dr. Salito W. Sarwono dalam artikel yang berjudul "Segitiga Cinta", bukan Cinta Segitiga.
Dikatakan bahwa cinta yang ideal memiliki 3 unsur, yaitu:

  1. Unsur Keterikatan
  2. Unsur Keintiman
  3. Unsur Kemesraan
Keterikatan yaitu adanya perasaan untuk hanya bersama orang yang dicintai, segala prioritas hanya untuk dia.
Keintiman yaitu adanya kebiasaan-kebiasaan dan tingkah laku yang menunjukkan bahwa tidak ada jarak lagi, sehingga panggilan formal digantikan dengan sekedar memanggil nama, atau sebutan lain seperti sayang, makan/minum dari satu piring/cangkir, tidak saling menyimpan rahasia, dst.
Kemesraan yaitu rasa ingin membelai atau dibelai, rasa kangen apabila jauh atau lama tidak bertemu, ucapan-ucapan yang mengatakan sayang, saling mencium, merangkul, dsb.

Cinta memiliki 3 tingkatan yaitu Tinggi, Menengah, dan Rendah.
  1. Cinta tingkat tinggi adalah cinta kepada Allah, Rasulullah, dan berjihad di jalan Allah.
  2. Cinta tingkat menengah adalah cinta kepada orang tua, anak, saudara, istri/suami, dan kerabat.
  3. Cinta tingkat terendah adalah cinta yang lebih mengutamakan cinta keluarga, kerabat, hartam dan tempat tinggal.
Perbedaan antara Cinta dengan Nafsu
Cinta sama sekali bukan nafsu, pernyataan tersebut sangat penting khususnya bagi remaja yang tingkat nafsu seksualnya sedang begejolak. Perbedaan antara cinta dan nafsu adalah:
  • Cinta bersifat manusiawi, hanya pada manusialah cinta timbul dan berkembang, sedangkan pada binatang terbatas pada naluri untuk melindungi.
  • Cinta bersifat rokhaniah sedangkan nafsu sifatnya jasmaniah. Rasa cinta dapat memberikan semangat dalam hidup bagi orang yang mencintai dan bagi yang menerimanya, dirasakan sebagai kebahagiaan.
  • Sedangkan nafsu cenderung memuaskan dorongan seks semata. Cinta menunjukkan perilaku memberi, sedangkan nafsu senantiasa menuntut sesuatu.